Header Pages

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Friday, September 23, 2011

Come Back, Please...

I just wanna you come back to the real yourself

Someone who can makes me speechless with your smart
Someone who can makes me amaze with your brilliant brain
Someone who can makes me feel like extraordinary person
Someone who can makes me proud of you

Dad...
Come back, please...

Saturday, August 13, 2011

Puisi dari Bapak

Bapak saya sempat bikin sebuah puisi untuk saya. Judulnya Imagine. Memang tidak ia beliau berikan langsung, tapi beliau posting lewat social network. Walaupun tidak dikatakan, saya tau kalau puisi ini untuk saya, karena saat itu saya sedang agak sedikit kecewa. Gara-gara saya tidak diizinkan untuk pergi ke luar kota, walaupun akhirnya diizinkan setelah dibujuk-bujuk. Begini isi puisinya...

Teruntuk buah hatiku,
Kekecewaan yang dialami cukuplah sudah sampai disini
Aku tak mau melihatmu bersedih karena penyesalan
Jika itu terjadi hancurlah hatiku ... hidupku

Perjalananmu ... cita dan cinta adalah suatu imagine 
Setiap individu bebas tentukan arah untuk kebahagiaannya
Aku akan sangat bahagia melihatmu bahagia
Kesuksesan adalah milikmu pribadi

Jujur, saya nangis waktu baca puisi ini. Karena awalnya saya hanya merasakan kecewa, marah, tidak memikirkan perasaan beliau. Namun, setelah membaca itu saya mulai mengerti... I love you, Dad...

Sunday, June 12, 2011

Senandung Ranah Pertiwi

Aku bersenandung oleh perihnya luka
Terombang-ambing samudera kenistaan
Tangisan darah mengalir tiada henti
Menyeruak dari terdalam nurani
 
Mengapa mereka tega lakukan ini padaku
Hijauku dulu kini berubah kelabu
Seiring dengan perlakuan biadab mereka
Hingga buatku terkapar tak berdaya

Kemanakah perginya Zamrud Khatulistiwaku?
Kemanakah pesona keindahan Baliku?
Kemanakah keajaiban Candi Borobudurku?
Kemanakah keramahan yang lekat di diriku?

Kini diriku hanya luapan lumpur mati
Hitam tak berjejak walau setitik putih
Dengan ribuan tikus berdasi menggerayangi
Menggerogoti sinarku tak berperi

Aku seorang ranah pertiwi
Berharap lilin kelak sinari asaku
Namun gemelayut sepi meraba di relung hati
Tak hapuskan senandung sedihku

Monday, June 6, 2011

Fatamorgana

Dalam ketidakmampuan, disaat kegagalan datang menguji
Kebahagiaan dapat bersama dewa penolong menghapus duka ini
Orang yang mengasihi,  membesarkan dan mendidik
Yang menjadikan bisa seperti ini
membukakan hati menjadi lebih terbuka
Ketidakberdayaannya sekarang secara fisik
Membuat hati haru dan ingin untuk tetap  bersamanya
Hatiku hanya bisa berbisik menahan tangis
Oh, Ayah!  semoga kau selalu dalam kebahagiaan ... dalam menjalani sisa hidup ini
Maafkanlah ketidakmampuanku ini

Maafkanlah aku, Ibu ! atas kelemahan ini
Tidak bisa menjadi orang yang diandalkan
Aku yakin kau akan mengerti dialam sana
Dalam ketenangan dan kelapangan yang diberikan Yang Maha Kuasa
Kau tersenyum melihat anak-anakmu yang saling mengasihi
Dan dalam doa kita bersama
Semoga kelak bisa berkumpul kembali dalam keabadian


-Hendra Gunawan, my beloved Dad

Tuesday, February 15, 2011

Doa Seorang Mahasiswi


Tuhan,
Terima kasih untuk semester 5 ini
Sudah memberikan peningkatan dibanding semester kemarin yang benar-benar jatuh
Terima kasih untuk tidak hanya memberikanku sekadar nilai yang baik
Tapi memberikanku suatu ilmu yang Insya Allah dapat kuterapkan pada orang-orang di sekitarku

Tuhan,
Aku memohon untuk semester 6 nanti
Mudahkanlah aku dalam melakukan Proyek Akhir ini
Agar aku bisa lulus dengan baik dan tepat waktu
Agar uang yang orang tuaku berikan tidak sia-sia
Agar aku bisa membanggakan untuk semua orang

Amiin

Sunday, February 13, 2011

I'm Not Your Girl

I’m not your girl
So don’t call me with a called like a guy calls his girl
I’m not your girl
So don’t talk to me with your electrical voices
I’m not your girl
So don’t stare at me with your eagle eyes
I’m not your girl
So don’t treat me like I’m yours


I’m only scared
Scared if I will fall for you

Sunday, January 16, 2011

Kebodohan ?

Mungkin terlihat bodoh, tapi ini bukan suatu kebodohan

Ini pengorbanan, yang banyak dianggap orang sebagai kebodohan
Ini ketulusan, yang banyak dianggap orang sebagai kebodohan
Ini kebaikan, yang banyak dianggap orang sebagai kebodohan
Ini keikhlasan, yang banyak dianggap orang sebagai kebodohan

Wednesday, December 22, 2010

Malam Itu

Aku kangen malam itu
Malam pertama kali kau menghampiriku saat berjalan sendiri
Malam pertama kali yang akhirnya membuat kita pulang bersama
Malam pertama kali kita berjalan bersisian di trotoar
Malam pertama kali kita bercerita tentang diri masing-masing
Malam pertama kali kau mengantarku pulang
Aku kangen
Sungguh kangen
Dan aku sadar, tidak hanya malam yang itu yang membuatku kangen, tapi juga kamu...

Friday, November 12, 2010

Untitled

laki-laki itu berkemeja putih dan bercelana hitam
mendrible bola basket sambil berlari kecil
tubuh kurusnya bergerak kesana kemari
berusaha memasukan bola ke dalam ring

laki-laki itu tidak tampan tapi berkharisma
terlihat sangat cerdas terutama dengan kacamata minusnya
wajahnya terlihat capek mungkin karena aktivitas kuliahnya
tapi bibirnya tetap tersenyum terpancar seperti mentari senja



PS. Untuk kamu, seorang yang aku kagumi

Tuesday, July 6, 2010

Happy Birthday My Beloved Dad...

Suara lembutnya ajariku tentang wibawanya
Rengkuh dan peluk hangatnya tenangkanku saat sedu hampiriku
Dengan tangan hangat menuntun langkah kecilku tapaki bumi
Sabarnya yang sertaiku saat langkah ini terhenti kadang terjatuh
Ayah…
Sebuah nama yang ‘kan abadi terpahat dalam nuraniku
Cahyaiku di sudut gelap bagai sebuah bintang yang terangi semesta
Torehi kanvas hidupku dan sertai warna-warni terindah
Tunjukanku arti bahagia, sedih, senyum, air mata, hidup, dan mati
Menuntunku saat ku hilang arah
Temaniku menyusuri sebuah jalan yang tak pernah ku kenal
Ayah…
Saat kulit itu t’lah meriput
Saat mata itu t’lah merabun
Saat rambut itu t’lah memutih
Aku…
Seorang bocah kecilmu yang akan selalu, menyayang dan membanggakanmu
Setia berada di sampingmu
Sampai sang waktu jenuh menunggu



*Untuk bapakku, yang selalu bikin aku bangga jadi anakmu...
Selamat Ulang Tahun...*

Tentang Kamu

ini semua tentang kamu

tentang kamu yang tak mengerti arti pengertianku
tentang kamu yang tak menganggap pertanyaan dan pernyataanku
tentang kamu yang tak melihat hatiku yang saat melihat hatimu
tentang kamu yang tak tahu dan tak akan pernah tahu

masih tentang kamu

tentang kamu yang membuat senyumku mengembang karena mengagumi kecerdasanmu
tentang kamu yang membuat jantungku berdegup karena mendengar namamu
tentang kamu yang membuat pipiku merona karena menatap tatapanmu
tentang kamu yang membuat aku berani karena menyukaimu

dan selalu tentang kamu
tentang kamu yang suatu saat akan tahu semua perasaanku
nanti...



*untuk kamu, yang nggak pernah tahu*

Bandung, 4 Juli 2010
Minggu pukul 21.39 WIB
Kamar Kost saat belajar XML