Header Pages

Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts

Friday, July 15, 2011

Happy Ending

Aku mematut bayanganku pada cermin yang tingginya melebihi tubuhku. Sungguh berbeda dengan aku biasanya. Tidak ada aku yang biasa memakai kemeja dan celana jeans. Kini bayanganku adalah sesosok gadis sangat anggun dengan balutan kebaya berwarna ungu muda. Kakiku yang biasa hanya menggunakan sepatu kets atau sandal jepit, berganti dengan sepasang high heels berwarna silver. Rambut sebahu yang biasa aku gulung-gulung tak jelas menggunakan sumpit atau pensil, kini dibuat ikal dan dibiarkan terurai. Wajah yang biasa polos tanpa make-up, kini tidak. Ada sentuhan bedak, blush-on, eye shadow, eyeliner, lipstick, mascara. Oh, nggak menyangka aku hafal juga nama-nama makeup.

Mungkin kalian heran mengapa aku berdandan seperti ini? Hmm… karena hari ini adalah hari wisudaku. Hari di mana aku telah lulus sebagai mahasiswa dan dinyatakan sebagai sarjana teknik. Dan hari ini adalah hari di mana aku harus memenuhi janji pada diriku sendiri, untuk menyatakan perasaanku yang sudah terpendam selama dua tahun. Pada kamu.

***

Wednesday, February 16, 2011

Fisika, I'm in Love

Ini saya posting salah satu cerpen yang saya buat waktu masih SMA. Jujur, masih cupu banget sih cerpenya, hahaha. Pernah saya kirim cerpen ini ke salah satu majalah remaja, tapi nggak menang, hehehe. Mungkin karena cupu kali ya. Just enjoy it, guys :)

***

Aku menatap hasil ulangan harian fisika yang baru dibagikan oleh Pak Usman. Sebuah angka tiga tertera di sana, seolah-olah menertawakanku dengan tawa mengejek.
“Kelas 3 IPA 7, Bapak ingin bicara. Kalian ini sudah kelas 3, sebulan lagi kalian akan menghadapi Ujian Nasional. Bapak harap kalian udah mulai serius untuk belajar.” Kata Pak Usman menasihati kami.
Aku mendengarnya dengan seksama, mulai menyadari bahwa aku benar-benar harus serius untuk belajar. Selama ini, aku terlalu sibuk untuk mengurusi ekskul futsal, sehingga pelajaranku terbengkalai, terutama fisika.
“Untuk yang nilainya masih kurang memuaskan.” Pak Usman menatapku, dan aku langsung menunduk. “Kalian harus benar-benar giat lagi belajarnya. Manfaatkan waktu yang ada. Bapak nggak mau kalau ada dari kalian yang nggak lulus. Bapak hanya berharap, kalian bisa lulus semua.” Ucap Pak Usman mendoakan kami.
“Amiin...!!!” teriak kami semua. Pak Usman tersenyum.
Tak lama, akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi. Anak-anak mulai membereskan alat-alat tulis dan memasukkannya ke dalam tas. Setelah itu, ketua kelas memimpin doa.
“Selamat siang!” Pak Usman mengucapkan salam setelah doa selesai.
“Selama siang, Pak!” jawab kami semua. Pak Usman lalu keluar kelas. Diikuti anak-anak yang juga ingin cepat-cepat pulang.
Aku pun keluar kelas dengan tersenyum. Semangat baru telah muncul.
***